| tepi sungai Melawi |
Kembali ke Kapuas, kemudian
berlayar ke hulu sampai Bumi Senentang. Disebut Bumi Senentang karena di
sanalah tempat sungai Kapuas dan Melawi bertemu/saling berhadapan (dalam bahasa
setempat disebut “senentang”). Bumi Senentang adalah julukan kota Sintang yang
kini jadi kota terbesar di daerah hulu sungai Kapuas. Sejak masa kolonial
Belanda, Sintang sudah dijadikan kota penting di daerah hulu dengan dibukanya
jalan darat dari Pontianak. Jalur sungainya pun tak kalah penting karena
menjadi penghubung antara wilayah Melawi dengan Kapuas. Jalur sungai Melawi –
Kapuas juga dijadikan sebagai jalur angkut hasil logging. Dulu kayu-kayu tersebut berasal dari daerah Melawi,
tetapi karena hutan di sana sudah hampir habis diambillah kayu dari Kalimantan
Tengah yang persediaan kayunya masih ada. Dari Kalteng, kayu-kayu tersebut
diangkut melalui jalur darat yang telah dibuat perusahaan menuju suatu tempat
di kecamatan Ella Hilir. Setelah jumlahnya mencukupi, kayu-kayu itu diangkut
menggunakan tongkang melalui sungai Melawi.