sekolah tempat Ibu Guru mengabdi |
“Mas..
masuk sudah, di dapur su ada manisan pala”, Ibu guru menyuruhku masuk ke dapur.
Di sana sudah ada Pak Eli yang baru saja selesai makan. Dia pun menyuruhku buat
makan manisan Pala yang terhidang di meja makan. Pertama mengunyahnya terasa
aneh, agak pahit, berbau kuat dengan nuansa hangat ketika masuk ke
tenggorokkan. Tapi selanjutnya makin terbiasa dan mulai menikmatinya. Manisan
pala ini menjadi teman ngobrol kami, menghabiskan waktu siang yang lengang.